Arsip untuk 100 Words kategori

Attention

Posted in 100 Words dengan kaitan (tags) on Juni 25, 2008 by Riiya

Waktu sudah menunjukkan pukul 23.47 lewat 55 detik. Sebentar lagi hari berganti. Lampu kamau kumatikan dan kunyalakan lampu meja belajarku. Aku duduk kembali di kursiku, meneruskan pekerjaanku.

Tiba-tiba pintu terbuka,

“Rein, sudah jam segini! Kok kamu belum tidur?”, tanya Ibuku yang tampaknya mulai kesal melihatku masih bangun.

“Suka-suka aku kan mau tidur jam berapa?”, jawabku tanpa menoleh.

“Kamu ini dikasih tau kok cuek sih? Perhatian sedikit kenapa? Ini demi kebaikanmu sendiri loh.”

“Iya, aku tau.”, balasku cuek. “Dasar anak ini”, pintu pun ditutup.

Beliau benar. Kumatikan lampu dan beranjak menuju kasur. Lebih baik kulanjutkan gambar untuk hadiah ulang tahunnya besok.

Pagi yang Dingin

Posted in 100 Words dengan kaitan (tags) on Juni 25, 2008 by Riiya

Pagi itu dingin. Awan mendung menghalangi cahaya matahari menyinari dunia pada pagi itu.

Anak perempuan yang memakai jaket cukup tebal itu keluar dari mobil. Nafasnya tersengal-sengal tidak beraturan. Muka dan hidungnya memerah. Sekilas terlihat uap putih yang keluar dari mulutnya.

Dia berjalan menjauhi mobil yang barusan ditumpanginya. Pepohonan sudah menggugurkan daunnya. Mungkin tinggal menunggu salju turun.

Nafas anak itu makin sesak. Rambutnya yang diurai agar tidak kedinginan itu tertiup angin yang berhembus. Anak itupun berjalan dengan cepat, seraya mencari orang yang dikenalnya.

Sampai di perempatan, ia berpapasan dengan teman dekatnya. Ia bertatapan dengan temannya.

Ia bertanya, “…ada minyak angin nggak?!”

Alone here

Posted in 100 Words dengan kaitan (tags) on Juni 25, 2008 by Riiya

“Hari ini seru sekali loh”

“Oya?! Memang ada kejadian apa?”

“Yah, Nian, anak yang paling kecil badannya di kelasku, berhasil melakukan salto!”

“Waw, andai aku melihatnya.”

“Kenapa tidak?! Aku sempat memotretnya di HP.”

“Wahahahahah, keren!”

“Ya kan? Lalu ulangan hari ini sulit sekali, tapi guruku diam saja walau 1 kelas kerja sama!”

“Waah, itu yang rada-rada gurumu atau kaliannya?! Hahahhahahaha”

“Apaan siih, oiya ya, sebentar lagi Mama ultah.”

“Mau kasih kado?!”

“Iya dung. Rencananya bunga mawar disertai Baby Breath….mesti nabung nih.”

“Hahahaha, berusahalah”

“Ehehehe, lalu…”

KRIEK

“Chloe?! Kamu bicara sama siapa?”

“…..sama Roen”

“Roen?!”

“Iya.”

“Tapi…kamu kan sendirian di sini?!”